Daerah

Desa Kasiau Raya Jadikan Kebun Melon sebagai Komoditi Ketahanan Ekonomi

TANJUNG, klikkalsel.com – Ketahanan pangan dalam rangka menunjang perekonomian di tengah pandemi Covid-19 menjadi yang utama di Posko Kampung Tangguh Banua, Desa Kasiau Raya, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong.

Beberapa hasil cocok tanam pun telah dibudidayakan seperti, jagung dan sawi. Namun, yang menjadi primadona adalah perkebunan melon.

Selain tahan hama dan mudah perawatan, budidaya melon memiliki jangka waktu panen yang relatif singkat dari tanaman lainnya.

Menurut salah satu petani melon di Desa Kasiau Raya, Wagianto yang akrab disapa Ateng, masa perawatan melon hanya memakan waktu 70 hari dari awal menanam hingga panen dan dapat menghasilkan dua sampai empat kilogram lebih per biji melon.

“Kadang gak sampe umur 70 sudah panen, rata rata yang masuk grade A , 2,5 kilogram, sampai 4 kilo,” katanya.

Sebagai petani yang menyongsong ekonomi desa di sektor ketahanan pangan, Ateng berharap, budidaya melon tersebut tidak hanya menyongsong ekonomi warga desa, tapi juga bisa menjadi penyongsong ekonomi daerah hingga pasca pandemi Covid-19.

Terpisah, Bhabinkamtipnas Desa Kasiau Raya, Bripka Budi Wahyono, mengatakan, meski saat ini belum ada penduduk desa yang terpapar Covid-19, Desa Kasiau Raya sudah siagakan ruang isolasi dan persediaan makanan.

“Termasuk ketahanan ekonomi desa dengan beberapa hasil perkebunan,” katanya.

Dirinya bersama Babinsa dan pemerintah desa setempat juga terus memberikan dukungan kepada warga dalam bidang ketahanan pangan.

Salah satu bentuk dukungan itu, pihaknya memberikan kiat kepada warga terkait kontrol penanaman agar hasil panen tidak menumpuk terlalu banyak dan tidak menimbulkan kerugian bagi warga.

“Yang lebih utama banyaknya di sini kebun melon. Jadi kebun melon ini penanamannya kita atur dalam sekali panen itu terkontrol agar harga tidak anjlok seperti pada tahun sebelumnya,” jelasnya.

Tak hanya itu, Budi menambahkan, di Desa Kasiau Raya, juga ada warga yang membudidayakan tanaman yang saat ini tengah viral, yakni tanaman porang. (arif)

Editor : Akhmad

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top