Daerah

Lindungi Pemilih Terpapar Covid-19, PPDP Jalani Rapit Test

AMUNTAI, klikkalsel.com – Ratusan Petugas Pemutahiran Data Pemilih (PPDP) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), pada Pemilihan Kepala Daerah Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan (Pilkada Kalsel), mulai menjalani rapid test hingga 3 hari kedepan.
Pelaksanaan rapid test untuk PPDP di 10 Kecamatan yang terbagi dalam 3 hari (15-17 April 2020) ini, dipusatkan di 3 Kantor Camat yaitu Sungai Pandan, Danau Panggang, Amuntai Utara dan Amuntai Tengah.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Hulu Sungai Utara, Rina Mei Saputri yang turut memantau pelaksanaan rapid test bersama beberapa Komisionernya menyatakan, bahwa KPU melindungi calon pemilih pada Pilkada Kalsel tahun 2020 terpapar Covid-19, dengan melakukan rapid test kepada penyelenggara.
“Kemungkinan semua penyelenggara pada Pilkada Kalsel 2020 ini akan di rapit test, mulai dari anggota KPU hingga PPK, PPS dan KPPS,” ujarnya.
Pelaksanaan rapid test, lanjutnya, diawali dari Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) yang akan melaksanakan tugasnya dimulai tanggal 15 Juli sampai dengan 13 Agustus 2020, untuk melakukan pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih di Kabupaten HSU.
“Ada sebanyak 507 orang PPPD Kabupaten HSU yang menjalani rapit test, sedangkan anggaran untuk pelaksanaan rapit test ini berasal dari dana hibah Pilkada Kalsel 2020, yang dikelola KPU Provinsi Kalsel” terangnya.
Sementara terkait hasil rapid test PPDP dinyatakan negatif, maka KPU Kabupaten akan mempersilakan PPDP untuk mendata calon pemilih.
Namun, apabila hasilnya reaktif, maka pihak KPU Kabupaten HSU, akan menunggu keputusan dari KPU Pusat untuk mengganti atau tidak petugas yang reaktif tersebut.
Terjadinya wabah Covid-19 dirasakan pihak KPU cukup berdampak pada kegiatan Pilkada Kalsel pada Desember 2020 mendatang, pasalnya KPU akan mengatur physical distancing para petugas dan pemilih di lokasi TPS.
“Kita juga harus menyediakan APD, masker, face sheld, hand sanitizer dan lainnya. Selain itu, bangunan TPS juga akan diperluas untuk penerapan physical distancing tersebut dan tahun ini jumlah TPS juga akan bertambah menjadi 507 TPS,” tuturnya.
Komisioner Bidang Hukum KPU Kabupaten HSU Ihsan Rahmani menambahkan, untuk masa kerja PPDP selama 30 hari terhitung 15 Juli sampai 13 Agustus 2020.
“Insya Allah PPDP bekerja ketika hasil rapid test sudah keluar, sedangkan untuk kegiatan coklit serentak secara nasional dilaksanakan pada 18 Agustus 2020,” tukasnya.(doni)
Editor : Amran
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top